Senin, 09 Desember 2013

Sawarna ...Indah Sekali

Sabtu 29 sd Senin 31 Desember 2012



Pantai Sawarna yang terletak di Bayah propinsi Banten ini memang sangat menarik dan indah.

Rute yang kita pilih tidak melalui Pandeglang .. katanya jalanan di sana rusak, lebih baik lewat Pelabuhan Ratu, lalu menyusuri pantai dan perbukitan.


Berangkat Sabtu 29 Desember, jam 5.30 pagi. Jalanan tol jagorawi sudah ramai mobil mobil yang mau berwisata. Di pintu tol Ciawi .. sudah panjang ... antri .. untung selepas pintu tol jalanan lancar .. kebanyakan mereka mengarah ke puncak, ke arah sana sudah ngantri .. yang ke arah sukabumi .. masih sedikit.

Seperti yang diprediksi .. macet di Cicurug .. Cijeruk .. lalu di Cibadak ... standar .. angkot angkot ngetem dan berhenti seenaknya.
Selepas Cibadak .. baru jalanan lancar.

Jalanan menuju Pelabuhan Ratu ini hanya rusak di bagian bagian awal .. selebihnya bisa di katakan mulus sedikit bergelombang. Ngelewatin perkebunan karet dan daerah hutan yang rimbun .. jalanan ternaungi pohon pohon ... teduh .. keren sekali.

Rekomendasi Tujuan Tujuan Wisata di area Sawarna




PELABUHAN RATU
Jam 10-an kita sudah sampai Pelabuhan Ratu ... menyusurin pantai .. banyak sekali saung saung jualan di pinggir pantai .. jadi tidak indah.  Berhenti di rumah makan pinggir pantai. Sambil menunggu makanan kita bermain main di pinggir pantai. Pantainya termasuk unik .. pantainya berbatu seperti di sungai .. berjalan menyusuri sampai ke daerah pantai pasir putih.
Penduduk lokal menambang batu batu di tepi pantai tersebut untuk di jual.



Lanjut lagi .. kita melewati Karang Hawu Pelabuhan Ratu. Pantai berkarang yang unik .. kita berhenti dulu main ke pantai. Pantai berkarang yang besar.



Kita meneruskan perjalanan .. katanya 1,5 jam lagi sampai Sawarna.
Jalanannya berkelok kelok .. ada beberapa tanjakan tajam .. aspalnya jauh lebih mulus dari Cibadak ke Pelabuhan Ratu. Selain mulus .. jalannya sepi sekali. Banyak melewati daerah semacam hutan .. antar desa jaraknya cukup jauh .. jadi lebih baik kalau lewat disini mending di siang hari.

Melewati jalan yang terkena longsor di pinggirannya. Dan ada satu daerah yang jalanannya amblas. Kalau sedan .. bakalan masalah ngelewatin spot ini.

Paling tidak kita melalui 3 spot yang .. bikin wow gitu ..
Tidak jauh setelah lewat Pelabuhan Ratu .. ada suatu bukit yang pemandangannya keren ke teluk di bawahnya, perahu perahu nelayan yang sedang parkir di pantai ... serta pegunungan di sebelahnya yang ada air terjunnya ..

Lalu ada lagi sebuah bukit .. yang pemandangan ke teluk bawahnya .. keren sekali. .. terlihat jejeran jermal di bawah.

Dan satu lagi .. mendekat ke Sawarna .. di suatu bukit .. di sisi kanannya adalah lembah dan pegunungan di kejauhan dan di sebelah kirinya adalah pantai .. nun jauh di bawahnya.

Finally .. kita sampai di belokan yang ada gerbang Sawarna .. tapi kita main dulu ke pantai karang Taraje, jadi kita melewatin dulu (tidak masuk) gerbang tersebut .. ke arah Malingping, +- 1 km-an kita sampai di Pantai Karang Taraje, lokasi ada di pinggir jalan utama.

PANTAI KARANG TARAJE
Pantainya sepi ...
Bayar 4 orang plus 1 mobil hanya 9.000 ribu.
Pantai Karang Taraje .. betul betul sangat unik .. pantai berkarang yang cukup luas, tidak seperti Karang Hawu, pokoknya jauh lebih keren dari Karang Hawu-lah. Untungnya kita sampai disini jam 14-an pas lautnya sedang surut ... sehingga kita bisa bermain main di karangnya .. melihat ikan laut yang terperangkap .. kalau kepiting kecil sih banyak .. ada rumput laut dan juga ada bulu babi ..
Bentuk batu batu karangnya keren keren .. bagus sekali untuk foto foto.








Setelah puas, kita kembali lagi masuk ke jalanan yang ada gerbang Desa Wisata Sawarna. Jalanan dua jalur aspal hotmix. Kelihatan dulunya memang di siapkan tapi sekarang tidak terawat.

Melewati pantai Pulau Manuk .. tidak berhenti disini, pantai berpasir putih.
Jalan terus .. melewati hutan jati yang lebat, tanjakan yang terjal dan tidak ada rumah rumah penduduk +/- 3 sd 5 km-an baru sampai ke desa Sarwana. Mulai ada penginapan di sisi jalan .. termasuk Hula hula resort yang salah satu pilihan, tapi tidak jadi dipilih karena letaknya cukup jauh ke pintu masuk jembatan gantung Desa Wisata Sawarna.

Oya .. sebelum mendekati Sawarna kita konfirmasi ke penginapan Chrala .. tahunya tempatnya tidak ada lagi ... piye iki .. bikin kesel aja, tapi kita akan dibantu untuk mencari tempatnya.
Pas sampai tujuan utamanya .. banyak mobil parkir .. disisi kanan kiri jalan ..

Setelah ketemu Chrala .. ada orang Dasep namanya yg membantu mencarikan tempat .. orangnya baik dan gesit .. service oriented-lah nomornya 08 777 349 45 96. Musim liburan akhir tahun ini .. tempat tempat banyak sudah ke booking.

Dari parkiran mobil kita harus melewati jembatan gantung yang sempit dan bergoyang goyang ... untuk menuju ke bagian dalam .. area utama desa Sawarna. Setelah masuk jembatan gantung di kenakan charge Rp. 3.000/orang.

Setelah melihat 3 tempat ..  akhirnya kita pilih sewa rumah penduduk .. ada 3 kamar tidur, 1 kamar mandi, ada ruang tengah dan ruang makan. Rumah sederhana. Asalnya menawarkan plus makan 3 X = Rp. 150.000/orang/hari jadi untuk 2 malam Rp. 1,2 juta. Tawar menawar akhirnya jadi Rp. 1.050.000. .. deal ...
                                rumah yang disewa
                                Suasana Rumah Sewa


PANTAI SAWARNA
Dari rumah ini ke pantai kurang lebih 5 menitan jalan kaki, menyusuri gang yang banyak di kanan kirinya rumah rumah yang disewakan.
Sorenya kita bermain di pantai Sawarna.. yaitu pantai terdekat dari penginapan dan pantai utama di desa Sawarna ini. Pantai berpasir putih yang luas.
Sambil menunggu sunset .. tapi sayang sekali saudara saudara ... mataharinya tertutup awan.




PANTAI TANJUNG LAYAR
Minggu 30 des 2012

Paginya kita berjalan menyusuri pantai, dari pantai pasir putih Sawarna ke pantai Tanjung Layar sekitar 15 menitan jalan kaki.. perjalanan menyusuri pantai ini lebih seru .. daripada menyusuri jalanan setapak, banyak terganggu oleh motor yang lewat.
Kondisi pantainya unik unik .. umumnya berbatu batu, batunya unik unik.

Lalu kita tiba di pantai Tanjung Layar ... suwer ... ini bikin wowwww ...
Kalau sudah ke Sawarna .. mesti kudu ke pantai Tanjung Layar.



Dari sisi pantai kita harus menyebrang mengarungi lautan ke pulau karang yang ada 2 karang besarnya seperti layar. Karena sampai sana masih jam 9-an, airnya masih cukup selutut dan di beberapa tempat ada yang dalam. Jadi lebih baik lihat dulu jalur orang yang menyebrang, mana yang lebih dangkal.



Subhanallah ... di area pulau karang Tanjung Layar ini .. keren bangeeeeeedddd.
Pokoknya harus menyerang sampai ke pulau Tanjung Layar ini ... supaya tidak menyesal.
Di pulau karang Tanjung Layar ini di bagian yang menghadap lautnya, terhampar karang laut yang datar dan luas, bisa main bola di sini. Dan di ujung yang menghadap laut luasnya terhalang oleh tembok karang alami yang menahan deburan ombak laut selatan yang besar. Mendekat tembok karang ini, suara ombaknya menderu deru … seru .. dan membikin kita merasa kecil …

                                Tembok karang menahan gelombang laut ke pulau karang


Balik lagi ke pantai laut sudah makin surut ..
Rencananya mau pergi ke Lagun Pari .. jaraknya kurang lebih 1 km-an lagi, dan setelah menyusuri pantai beberapa saat, anak anak kecapean .. akhirnya kita putuskan istirahat dan kembali pulang ke rumah tempat nginap. Pantai Lagun Pari merupakan pantai pasir putih .. seperti pantai Ciantir. Menurut kabar, saat yang bagus di Pantai Lagun Pari adalah melihat momen matahari terbit.

Setelah makan siang .. akhirnya tertidur semuanya .. bangun bangun jam 4-an, kita bermain lagi ke pantai Ciantir ke arah muara sambil bermain frisbee. Ke arah muara ini areanya makin sepi ..
Ombak sore ini lebih dashyat dari kemaren .. semakin besar ... berbahaya untuk berenang.


Jarak tempuh dari Jakarta ke Sawarna melalu Pelabuhan Ratu adalah 9 jam, ini termasuk jalan santai dan berhenti di beberapa tempat.

Tempat yang tidak jadi dikunjungi selain pantai Lagun Pari, pantai Pulau Manuk juga trekking ke gua lalay. Karena kondisi mesti masuk goa dan masih bawa anak anak kecil .. jadi di batalkan.


Jadi .. kesimpulannya.
Liburan di desa Sawarna ini recomended. Tapi cocok untuk yang menyenangi wisata adventure. Tempatnya belum crowded .. dan penduduk di sana belum terlalu komersil dan reseh reseh .. tidak seperti di tempat wisata lain .. banyak sekali calo .. dan bangku bangku di pantai saja di kenakan biaya, disini sih belum .. mudah mudah-an tetap terjaga seperti ini.



ayo ke sawarna ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar